Adalah seorang penyerang muda Ezra Walian, pemain muda Ajax Amsterdam, yang saat ini tengah berada di Indonesia. Ezra tiba di Indonesia Senin 26 Desember 2016 lalu dikarenakan libur Kompetisi musim dingin di Belanda. Kedatangan Ezra ke Indonesia didasari untuk mengunjungi Manado sekaligus berlibur. Manado adalah tanah leluhur Ezra, Ayahnya merupakan putra asli Manado, Glenn Walian. Sementara ibunya, Linda Bos berdarah Belanda. Tidak hanya berlibur dan bertemu sanak saudara, Ezra juga ternyata akan melakoni sejumlah agenda coaching clinic. Dari informasi yang didapat, Ezra juga akan berlatih di Indonesia. Bahkan Ezra akan berlatih disaksikan oleh beberapa pejabat PSSI yang datang melihat.

Lantas apakah ini menjadi kode keras bahwa Ezra memiliki keinginan untuk membelot dari Negara kelahirannya dan membela panji Merah Putih di level senior yang merupkan Negeri sang ayah?

Tidak hanya kali ini, beberapa waktu juga Ezra sempat mengutarakan niatnya untuk membela Timnas Indonesia. Bahkan, di Piala AFF 2016 lalu, Ezra sangat excited mendukung kiprah Indonesia. Lewat akun instagramnya, @ezrawalian, ia kerap mengunggah foto dan video yang mendukung kiprah Indonesia di Piala AFF. Selain itu, di akun twitternya, @ezzie1020, bahkan ada kata-kata ‘love Indonesia’.

Lalu siapa sebenarnya Ezra Walian?

Pemuda berusia 19 tahun tersebut merupakan satu dari sekian banyak pemain berdarah Indonesia yang merumput di Eropa, tepatnya di Belanda. Ezra terkenal di masyarakat Indonesia karena sudah beberapa kali membela timnas Belanda di level junior. Bahkan, dia sempat menjadi kapten Belanda U-15. Terakhir, dia bermain di Belanda U-17 dalam ajang Piala Eropa. Bermain selama 103 menit, pemain yang berposisi sebagai striker tersebut mencetak lima gol. Ezra belum pernah tampil untuk timnas Belanda senior, sehingga menurut peraturan FIFA, masih bisa memperkuat timnas Indonesia selagi belum memiliki caps dengan timnas Orange senior.

Klub yang dibela Ezra pun bukanlah tim medioker seperti pemain blasteran lainnya. Ia merupakan aset raksasa Negeri Kincir Angin, Ajax. Namun statusnya masih berada di tim junior Ajax  atau biasa dikenal Jong Ajax. Ezra sebelum kini bersama Ajax ia lebih dahulu merupakan proyek di akademi AZ Alkmaar. Debut Ezra di Jong Ajax dimulai pada 26 September 2016 melawan FC Oss. Dalam pertandingan tersebut, Ezra bermain sebagai pengganti. Dia baru masuk di menit 75, menggantikan Pelle Clement dan sama sekali tak mencetak gol. Musim ini, Ezra sudah tampil selama 381 menit. Menurut yang catatan Soccerway, belum ada gol yang dicetak Ezra musim ini.

Semoga saja Ezra termotivasi untuk membela Timnas Garuda setelah melihat rekam jejak Indonesia di AFF kemarin. Apalagi, ada juga pemain berdarah blasteran sepetinya yang dinaturalisasi dan menjadi kunci tim. Ketimbang menaturalisasi pemain, jauh lebih baik merekrut pemain luar yang memiliki garis keturunan Indonesia, seperti Ezra ini. Jangan sampai kasus Radja Nainggolan terulang, dimana ketika itu PSSI tidak tanggap dalam mendekati sang pemain yang akhirnya kini menjadi pemain kelas dunia yang membela tanah kelahirannya Belgia.

LEAVE A REPLY