Kejahilan Netter soal PSK Maroko Enggan Layani Orang Indonesia meski Dibayar Mahal

0
962

Kejahilan Netter soal PSK Maroko

psk

Jawaban-jawaban kocak dan jahil bermunculan terkait berita PSK kelas atas Maroko yang enggan layani orang Indonesia meski dibayar mahal, Jumat (21/10/2016).

Kolom komentar banjir pendapat, hingga berita ini diunggah ada 56 komentar yang masuk di berita berjudul: PSK Kelas Atas Asal Maroko Malas Layani Pria Indonesia Meskipun Dibayar Mahal.

Tanggapan-tanggapan aneh, unik, ‘ngeri’ hingga ngeresbermunculan, tak sedikit yang bikin terpingkal namun ada juga yang bikin elus dada.

Bahkan ada netizen yang ceritakan secara detail tentang pengalamannya pacaran dengan cewek Maroko yang ia bilang cantiknya gak ketulungan.

Beberapa komentar ngeres’ tentu tak bisa disampaikan di sini namun tak sedikit pula komentar unik yang menghibur.

“Saya cuma suka aja liat2 komennya,,, pada lucu… Sambil ngemut 3 permen milkita yg setara dgn segelas susu,” tulis akun Suriizcha Ilamrhie.

“Kenikmatan hanya ada di jus buah segar kali. silahkan dicoba pasti ketagihan kesegaranya,” imbuh Budi Raesta.

Kejahilan Netter soal PSK Maroko

psk

 

“Pasti…serba kurang….kkkk,” komentar Agus Gunawan.

“BuahhaahahhahaaGokil2 koment ny ckckckckkkk,” tambah Tina Amar.

17 PSK ditangkap

Seperti dilaporkan wartawan Warta Kota, Rangga Baskoro,Imigrasi Jakarta Pusat bekerjasama dengan polisi menangkap 17 wanita pekerja seks komersial (PSK) asal Maroko.

Tarif sekali kencan PSK ini minimal Rp 5 juta short time (tidak lama).

Mereka dibekuk di sebuah klub malam di wilayah Senayan Jakarta.

Uniknya, sebanyak 17 perempuan ini tidak sembarangan memilih pasangan kencannya.

Kejahilan Netter soal PSK Maroko

psk

Mereka hanya mau menjajakan dirinya untuk pria asal Timur Tengah yang tinggal di Jakarta.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Imigrasi Klas 1 Jakarta Pusat, Tato Juliadin Hidayawan.

“Pasarannya memang ekspatriat asing. Kalau bukan itu, mereka gak mau,” ucap Tato di Gedung Imigrasi Jakarta Pusat, Jalan Merpati, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2016).

Bahkan, sambung Tato, mereka enggan berkencan dengan pria pribumi kendati pria tersebut membayar lebih dari standar tarif yang sudah mereka tentukan yakni Rp 5 juta.

“Biar orang pribumi itu berduit, mereka juga gak mau. Jadi memang sudah target market sendiri,” katanya.

Ia mengungkapkan, untuk membongkar dugaan prostitusi terselubung ini, pihaknya menurunkan personel yang memiliki perawakan Timur Tengah.

“Saat di kamar, wanita itu kami tangkap,”  ujar Tato

Kejahilan Netter soal PSK Maroko

psk

Kasus ini terungkap berkat laporan dari masyarakat yang mencurigai adanyan prostitusi terselubung di klub malam yang terletak di bilangan Senayan.

Bekerjasama dengan pihak Kodim 05/01 Jakarta Pusat, 17 perempuan tersebut diamankan pada Jumat dini hari tadi ketika berada di klub malam itu.

Saat ditangkap, petugas menyita beberapa alat bantu seks seperti sabun, g-string, lingerie, gel, kondom dan dildo.

[td_smart_list_end]

LEAVE A REPLY