Limbah Kotoran Tiga Ekor Sapi Bisa Pasok Biogas Serumahtangga

0
81

101berita.com – Badan Lingkungan Hidup Kota Palembang melakukan terobosan dengan memanfaatkan limbah kotoran sapi, mengubah kotoran sapi dan limbah tahu menjadi bio gas yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kini Limbah tahu dan kotoran sapi bisa menjadi bahan yang bisa bermanfaat. Bahkan menjadi penopang ekonomi warga.
Dengan alat yang dibuat menyerupai tabung silinder sebagai tempat penampungan dan permentasi limbah, kotoran sapi dan limbah tahu bisa menghasilkan bio gas sebagai sumber bahan bakar gas. Sehingga gas bisa dimanfaatkan untuk memasak, dan bisa juga untuk menyalakan lampu.

Hasil kerja BLH kota Palembang ini diuji coba di Kelurahan sukodadi Kecamatan Sukarami, Selasa (01/11). Oleh Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda didampingi Kepala BLH Thabrani bersama tim dari BLH secara langsung meninjau dan menguji coba alat tersebut.
Dari uji coba yang dilakukan Wawako, berhasil menyalakan kompor berbahan bakar biogas dari kotoran sapi, engan menggoreng telor.

Fitrianti Agustinda mengungkapkan pemanfaatan kotoran sapi dan limbah tahu menjadi biogas merupakan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, bahkan masyarakat dapat menghemat sampai ratusan ribu dalam satu bulan jika menggunakan alat ini.

“Ini sungguh luar biasa, biogas ini dapat dimanfaatkan langsung masyarakat, bayangkan saja, dari kotoran 3 ekor sapi saja bisa menyetok gas untuk satu rumah, ” ungkap Fitrianti Agustinda.

Lebih lanjut Fitrianti mengatakan kedepan akan terus dikembangkan dan diupayakan seluruh kelurahan dapat menikmatinya.

“jika di Kelurahan tersebut ada ternak sapi atau pabrik tahu, bisa kita manfaatkan, nanti manfaatnya bisa dirasakan bersama,” ujar Fitrianti.
Sementara iti Kepala BLH menyatakan selain menjadi bahan baku biogas, limbah ini usai proses penguraian menjadi biogas bisa menjadi pupuk alami yang sangat baik.

“Selain dijadikan bio gas, kotoran sapi dan limbah tahu ini juga bisa dibuat pupuk,” singkat Tabrani

Selain meninjau alat bio gas, Fitrianti Agustinda juga menijau bank sampah yang terletak di Kelurahan Sukodadi RT 06.(*)

Editor: Revi

LEAVE A REPLY