Mahrez Sabet Pemain Terbaik Afrika 2016 Mengungguli Aubameyang

0
93

Kian dekatnya panggung sepak bola terakbar di Benua Afrika telah membuat banyak mutiara-mutiara hitam di seluruh penjuru dunia untuk pulang kampung membela tanah airnya. Khususnya Eropa yang meledak nama-nama dari Negara Afrika yang menghiasai sepak bola dunia dengan berbagai kreasi mereka.

Tak hanya itu, kedatangan para pemain ke Benuanya juga membuat Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) mengumumkan penghargaan Pemain Terbaik Afrika selama berlaga di tahun 2016. Bintang Leicester Riyad Mahrez terpilih mendapatkan penghargaan bergengsi bagi pesepak bola asal Afrika ini dengan mengungguli Bintang cemerlang di klub besar Pierre-Emerick Aubameyang milik Borussia Dortmund serta Sadio Mane yang sebenarnya memiliki pesona lebih di Liverpool.

Didakwanya Mahrez sebagai yang terbaik bukan tanpa alasan. Kesuksesannya mengantar The Foxes menciptakan dongeng di Primer League musim lalu adalah alasannya. Mahrez juga menghibur dengan gaya bermainnya yang lincah selicin belut. Meski hanya bermain untuk tim sebenjana Leicester, Mahrez memilki potensi untuk bermain dengan klub besar karena kemampuannya yang mengagumkan. Hanya saja loyalitas dipilih Mahrez dan menjalani musim ini dengan pasuran  Ranieri.

Gelaran Anugerah Pemain Terbaik Afrika sendiri awalnya diinisiasi oleh media olahraga Prancis France Footbal sejak 1970 sampai 1994. Setelah itu, CAF mengambil alih dengan memberikan penghargaan tersebut.

Pemain yang paling sering mendapuk penghargaan ini adalah Yaya Toure. Ia mencatatkan rekor sebagai pemain yang menyabet penghargaan terbanyak sekaligus beruntun sebanyak empat kali, mulai 2011 sampai 2014. Sebelumnya, Samuel Eto’o pernah empat kali menerima penghargaan, tapi tidak berurutan seperti Yaya Toure yang kini bermain untuk City.

Lengkapnya, berikut daftar pemenang Pemain Terbaik Afrika sejak medio 1995:

1995: George Weah (AC Milan, Italia dan Liberia)

1996: Nwankwo Kanu (Inter Milan, Italia dan Nigeria)

1997: Victor Ikpeba (Monaco, Prancis dan Nigeria)

1998: Mustapha Hadji (Deportivo Coruna, Spanyol dan Maroko)

1999: Nwankwo Kanu (Arsenal, Inggris dan Nigeria)

2000: Patrick Mboma (Parma, Italia dan Kamerun)

2001: El Hadji Diouf (Rennes, Prancis dan Senegal)

2002: El Hadji Diouf (Liverpool, England and Senegal)

2003: Samuel Eto’o (Real Mallorca, Spanyol dan Kamerun)

2004: Samuel Eto’o (Barcelona, Spanyol dan Kamerun)

2005: Samuel Eto’o (Barcelona, Spanyol dan Kamerun)

2006: Didier Drogba (Chelsea, Inggris dan Pantai Gading)

2007: Frederic Kanoute (Sevilla, Spanyol dan Mali)

2008: Emmanuel Adebayor (Arsenal, Inggris dan Togo)

2009: Didier Drogba (Chelsea, Inggris dan Pantai Gading)

2010: Samuel Eto’o (Inter Milan, Italia dan Kamerun)

2011: Yaya Toure (Manchester City, England dan Pantai Gading)

2012: Yaya Toure (Manchester City, England dan Pantai Gading)

2013: Yaya Toure (Manchester City, England dan Pantai Gading)

2014: Yaya Toure (Manchester City, England dan Pantai Gading)

 

2015: Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund, Jerman dan Gabon)

2016: Riyad Mahrez (Leicester City, Inggris dan Aljazair)

 

LEAVE A REPLY