Melintasi Mahakam Bagi Indonesia Untuk Ke Final

0
206

Indonesia adalah satu-satunya tim yang paling diremehkan di ajang AFF tahun ini. Tidak hanya oleh orang luar tetapi juga oleh bangsanya sendiri. Bukan tanpa alasan, Indonesia memang berada di grup neraka dengan di kelilingin tim-tim favorit semacam Thailand, Singapura, dan tuan rumah Filiphina. Belum lagi, Indonesia baru saja kembali dari masa pembekuan FIFA yang diartikan sebagai tim yang tidak punya kesiapan oleh Internasional. Sedangkan dari masyarakatnya sendiri, Indonesia dicemooh karena memanggil nama-nama yang tidak sepantasnya mengisi tim nasional, masih banyak pemain yang bermain baik di Indonesia justru tidak dipanggil.

 

Indonesia mengawali Piala AFF 2016 dengan sangat buruk. Meski mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah tertinggal 0-2, Boaz Solossa dkk pada akhirnya harus tertampar oleh Thailand dengan skor 2-4.

 

Peluang Indonesia untuk lolos dari fase grup pun terus mengerucut setelah kembali gagal menang di laga kedua. Berpapasan dengan Filipina, Indonesia sempat dua kali unggul namun kemudian dua kali disamakan pula. Skor akhir laga adalah 2-2 yang membuat Indonesia harus memilih lubang cacing untuk bisa keluar dari grup dan melanjutkan kompetisi.

 

Kondisi tersebut membuat Indonesia tidak memegang sendiri takdirnya untuk lolos. Kemenangan atas Singapura di laga terakhir tidak akan cukup jika pada laga lain Filipina bisa mengandaskan Thailand.

 

Saat kemenangan saja tidak menjamin kelolosan, Indonesia malah menyudahi babak pertama laga dengan Singapura dalam posisi tertinggal 0-1. Tetapi Andik Vermansah kemudian berhasil menyamakan kedudukan yang membuat asa Indonesia tetap terjaga. ‘Skuad Garuda’ kemudian membuat comeback dramatis dari magis Stefano Lilipaly yang memberikan golnya di saat-saat yang dibutuhkan, 5 menit laga akan berakhir papan skor harus menunjuk Indonesia sebagai pemenang.

 

Indonesia berhak lolos ke final berkat kemenangan 2-1. Di sisi lain Indonesia juga patut berterima Kasih terhadap Teerasil dkk yang juga berhasil mengandaskan Filipina 1-0. Indonesia lolos sebagai runner up grup dengan poin 4, sementara Thailand di urutan teratas dengan sembilan angka.

 

Indonesia Yang Lagi-Lagi Diinginkan Berakhir

 

Melaju ke babak penting, Indonesia lagi-lagi diharapkan banyak orang untuk cepat-cepat berakhir di AFF 2016. Karena lawan yang mereka hadapi sekelas Vietnam yang dalam pertemuan terakhir banyak menghasilkan kekalahan memalukan.

 

Perjuangan sulit nan dramatis akhirnya memang terjadi. Kemenangan 2-1 didapat Indonesia saat bermain di kandang, tapi itu adalah hasil minimal yang bisa diraih lantaran Vietnam cuma butuh kemenangan 1-0 saat gantian main di Hanoi untuk menjungkalkan sang garuda.

 

Pada semifinal leg kedua, Stadion My Dinh menyuguhkan salah satu pertandingan paling menegangkan di Piala AFF tahun ini. Meski banyak ditekan Indonesia bisa unggul lebih, yang membuat kans lolos ke final membesar. Tapi Vietnam yang bermain dengan 10 orang ternyata bisa membalas dan membalikkan keadaan lewat gol di injury time. Skor 2-1 untuk tuan rumah memaksa pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

 

Indonesia akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui eksekusi penalti Manahati Lestusen. Hasil tersebut meloloskan Indonesia ke final dengan keunggulan agregat 4-3.

 

Sungguh ini adalah perjalanan yang berat dan melelahkan bagi Indonesia. Layaknya melintasi sungai Mahakam, Indonesia harus menemui segala rintangan dalam perjalanan yang begitu mustahil. Tetapi kini, jika Leicester dan Portugal saja yang bernasib sama dengan Indonesia pada awalnya justru keluar sebagai kampiun, apakah Indonesia tidak boleh berharap membungkam pikiran awal semua orang?

 

AyoIndonesiku, terbanglah setinggi kau mampu, Garuda!

LEAVE A REPLY