Lagi, Inter meneruskan tren positif mereka dengan menoreh kemenangan ketiga secara beruntun setelah sebelumnya menang di dua laga terakhir Serie A. Menariknya, Nerazzuri lagi-lagi memenangi laga dengan tanpa kebobolan yang menjadikan hattrick clean sheet bagi Handanovic dalam 3 laga beruntun.

Tampil perkasa saat menjamu Lazio di Stadion Giuseppe Meazza, dalam laga pekan ke-18 Serie A, Inter menang lewat dua gol Mauro Icardi serta gol pembuka Ever Banega. Kemenangan yang memastikan Inter meraih 3 poin dengan skor akhir meyakinkan 3-0.

Sekilas membahas jalannya laga di babak pertama. Baik Inter dan Lazio sama-sama tampil dengan skuat terbaiknya dalam laga ini. Di babak pertama, kedua tim silih berganti melakukan serangan.

Lazio yang berstatus tim tamu mampu menekan pertahanan Inter lebih dulu di awal babak pertama. Sayang, peluang Lazio lewat Senad Lulic masih belum membuahkan hasil.

Inter juga membuang peluang emas yang dihasilkan Ivan Perisic menit 9, dan tendangan bebas Marcelo Brozovic menit 31. Akhirnya, skor imbang tanpa gol jadi hasil kedua tim di babak pertama.

Memulai babak kedua, Inter langsung mengambil inisiatif serangan. Hasilnya, Inter sukses mencetak dua gol hanya dalam waktu dua menit.

Gol pertama Inter lahir lewat sepakan keras Ever Banega dari luar kotak penalti, menit 54. Hanya berselang dua menit, Mauro Icardi mampu menggandakan keunggulan Inter. Bola Tandukan Icardi memanfaatkan umpan silang Danilo D’Ambrosio, mendarat mulus tanpa bisa dihalau Federico Marchetti.

Inter kemudian kembali memperbesar keunggulannya di menit 65. Kembali lewat aksi Icardi, yang sukses memaksimalkan umpan tendangan bebas Banega.

Inter akhirnya mampu mempertahankan keunggulan 3-0 hingga pertandingan usai. Meski memetik kemenangan, posisi Inter di papan klasemen tak bergeser. Skuat besutan Stefano Pioli ini masih tertahan di posisi ke-7 klasemen dengan raihan 30 poin. Kendati begitu, posisi 7 ini tidak bisa diganggu lagi oleh Fiorentina yang berposisi di bawahnya dengan koleksi 26 poin dengan menyisakan 1 pertandingan.

Kemenangan ini menjadi menarik, pasalnya Inter disebut telah ‘lahir kembali’ dengan pencapaian yang mengagumkan dengan tidak terjemahkan di tiga laga beruntun, bahkan pula menang tanpa kebobolan. Hal yang tidak dimiliki Inter selama musim ini berjalan ketika diasuh Frank de Boer di awal musim. Apalagi, Inter punya peluang memperbaiki skuad di bursa transfer Januari yang semakin dekat ini yang akan semakin membuat mereka lebih solid dan kuat. Jika tren ini terus berlanjut, maka sebutan Inter yang telah terlahir kembali ini akan menjadi alarm tim-tim lain untuk waspada. Bukan tidak mungkin Icardi cs bisa seperti Juventus di musim lalu yang berhasil bangkit usai terseok-seok di awal musim.

Bagi Lazio, kekalahan ini membuat anak asuh Simone Inzaghi gagal menembus posisi tiga besar. Lazio gagal menyalip Napoli yang berada di posisi ketiga, yang sama-sama mengumpulkan 34 poin.

Susunan Pemain:

Inter Milan: Samir Handanovic (gk); Danilo D’Ambrosio, Joao Miranda, Jeison Murillo, Cristian Ansaldi (Yuto Nagatomo ’63), Marcelo Brozovic, Geoffrey Kondogbia, Antonio Candreva (Gabriel Barbosa’86), Ever Banega (Rodrigo Palacio’74), Ivan Perisic, Mauro Icardi.

Lazio: Federico Marchetti (gk); Dusan Basta, Stefan de Vrij, Wallace, Patric (Keita Balde Diao’59), Marco Parolo, Lucas Biglia (Danilo Cataldi ’83), Sergej Milinkovic-Savic, Felipe Anderson, Ciro Immobile, Senad Lulic (Cristiano Lombardi ’72).

Kamis, 22 Desember 2016

LEAVE A REPLY