Organisasi Bunuh Diri Di Swiss

0
217
Gambar Hanya Ilustrasi

Tidak jelasnya undang-undang ‘bunuh diri dibantu’ di Swiss menyebabkan orang dari negara lain berbondong-bondong datang ke Zurich, Swiss, untuk sebuah niat tunggal menghabisi nyawa sendiri. Mereka disebut sebagai wisatawan bunuh diri.

Berdasar analisa yang dipublikasikan, ada sekitar 611 ‘turis’ mengunjungi Swiss dengan maksud ingin dibantu untuk bunuh diri di antara tahun 2008 sampai 2012. Mereka datang dari 31 negara di seluruh dunia, mayoritas berasal dari Jerman dan Inggris.

“Di Inggris, ‘pergi ke Swiss’ menjadi eufemisme (untuk bunuh diri yang dibantu),” tulis para peneliti, seperti dikutip dari CNN, Rabu (3/9). “Enam organisasi yang memperjuangkan hak untuk meninggal telah membantu sekitar 600 kasus bunuh diri per tahun, 150-200 di antaranya berasal dari wisatawan bunuh diri.”

Dari 611 kasus ‘bunuh diri dibantu’ yang teridentifikasi selama empat tahun masa penelitian, lebih dari 58 persennya adalah perempuan. Usia pasien berkisar 23-97 tahun, tapi usia rata-rata mereka adalah 69 tahun, usia yang dekat dengan setengah dari pasien dengan penyakit saraf.

Pasien lainnya menyatakan mereka menderita kanker, penyakit reumatik atau kardiovaskular. Sisanya mengidap lebih dari satu kondisi penyakit.

Lanjut Halaman Berikutnya

LEAVE A REPLY